Dulu Kalah Saat Pilkada Klaten 2015, One Krisnata Berani Maju Lagi?

One Krisnata dan Sunarto menjadi pasangan calon penantang terkuat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klaten 2015 lalu.
Pasangan calon bupati (cabup) can calon wakil bupati (cawabup) yang diusung lima partai politik (parpol) yakni Golkar, PAN, PKB, dan Partai Demokrat itu kalah tipis dengan perolehan suara 41,54 persen dari pasangan Sri Hartini-Sri Mulyani (diusung PDIP dan Partai Nasdem) yang memperoleh 48,9 persen suara.

Sementara satu pasangan lainnya Mustafid Fauzan-Sri Harmanto yang meramaikan Pilkada 2015 melalui jalur independen meraih 9,56 persen suara. Bagaimaan dengan Pilkada 2020 mendatang? Akankah One Krisnata maupun Sunarto masih ingin mencoba peruntungan menjadi pemimpin daerah Klaten?

One, saat berbincang dengan Solopos.com, pekan lalu, mengaku belum bisa memastikan apakah akan maju lagi pada kontestasi Pilkada 2020 mendatang. Pengusaha tersebut mengakui kemungkinan untuk kembali memanaskan kontestasi politik Klaten masih ada.
Dia mengakui masih ada sekelompok masyarakat yang terus mendorongnya kembali mencalonkan diri. “Soal kemungkinan saya [menjadi cabup Pilkada 2020], ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Bisa iya, bisa tidak,” kata One.
Seusai Pilkada 2015, One terjun aktif di dunia politik di luar kesibukannya sebagai pengusaha di bidang perhotelan. One menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Klaten.
One mengatakan para pengurus DPC Partai Demokrat Klaten saat ini masih menjalin komunikasi dengan parpol lain. Hanya, dia enggan membeberkan lebih lanjut soal pengurus parpol yang sudah menjalin komunikasi dengan Demokrat.
“Yang jelas komunikasi intensif antarparpol itu sudah ada,” jelas One.
Sementara itu, Sunarto juga enggan berkomentar banyak soal peluangnya kembali memanaskan Pilkada 2020. Pengusaha di bidang transportasi itu memilih menunggu perkembangan situasi politik.
“Sekarang kembali lagi ke partai dan masyarakat seperti apa. Kalau saya mengalir saja,” kata Sunarto.
Dia tak menampik banyak pihak yang mendekatinya termasuk mengajak maju kembali pada Pilkada 2020. “Saya kan setiap hari srawung dengan banyak orang. Soal ajakan-ajakan itu tentu tidak bisa langsung ditafsirkan,” ungkapnya.
Seusai Pilkada 2020, Sunarto mengaku lebih banyak menyibukkan diri dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ketimbang politik meski masih menjadi anggota Partai Golkar Klaten. Sebelum menjadi cawabup pada 2015 lalu, Sunarto merupakan anggota DPRD Klaten.
“Saya kembali ke habitat saya seperti dulu. Lebih banyak melakukan kegiatan di bidang sosial kemasyarakat. Seperti ikut mengelola berbagai amal usaha. Namun, bukan berarti saya meninggalkan politik,” kata Sunarto yang juga Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Delanggu.


Thanks for reading our article Kalah Di Pilkada Klaten 2015, One Krisnata Bakal Maju Lagi?. Please share it with kind.
Sincery Info Pilkada 2020

Sumber:https://soloraya.solopos.com/read/20190701/493/1002271/kalah-di-pilkada-klaten-2015-one-krisnata-bakal-maju-lagi